Mencari kos dengan banyak kamar di area Patemon Gunungpati Semarang? Ini satu listing yang jarang ada: bangunan kos 7 kamar dengan kamar mandi dalam, sudah berdiri di atas tanah 120 m2 bersertifikat, dan berada 200 meter dari Jalan Raya Patemon. Lokasi strategis, akses jalan lebar untuk mobil, semua kamar sudah terisi furnishing lengkap, dan masih dalam tahap finishing akhir. Berikut detail lengkapnya.
Lokasi Strategis 200 Meter dari Jalan Raya Patemon
Properti ini berada di Patemon, Gunungpati, Semarang. Patemon dikenal sebagai area dengan permintaan sewa tinggi karena dekat dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Sekaran, kampus UDINUS, dan beberapa kampus lain di sekitar Gunungpati.
Dari pintu gerbang kos, hanya 200 meter ke Jalan Raya Patemon. Jalan raya ini menghubungkan Gunungpati ke pusat kota dan bisa diakses angkutan umum. Jalan lingkungan di depan kos lebar dan bisa dilalui mobil simpangan — artinya bongkar muat barang atau jemput tamu bisa langsung di depan rumah.


7 Kamar Tidur dengan Kamar Mandi Dalam
Bangunan kos ini punya 7 kamar tidur. Yang membedakan dari kos Gunungpati pada umumnya: setiap kamar punya kamar mandi dalam. Fasilitas ini sangat dicari mahasiswa dan pekerja yang memprioritaskan privasi.

Setiap kamar sudah berisi:
- Spring bed Plus top: Bukan spring bed tipis, tapi tipe Plus dengan topper di atasnya. Lebih nyaman untuk tidur lama.
- Lemari pakaian: Lemari 2 pintu untuk pakaian, buku, dan barang pribadi.
- Meja belajar: Cocok untuk mahasiswa atau pekerja WFH.
- Kipas angin: Setiap kamar sudah terpasang kipas angin di dinding.
Tamu hanya tinggal bawa pakaian pribadi, sisanya sudah tersedia.
Listrik Per Kamar, Manajemen Penghuni Lebih Mudah

Sistem listrik sudah disusun per kamar. Artinya, setiap kamar punya meteran listrik sendiri (biasanya token pulsa) sehingga biaya listrik masing-masing penghuni ditanggung sendiri. Pemilik tidak perlu subsidi listrik.
Untuk pengelolaan kos, sistem seperti ini lebih transparan. Tidak ada drama soal pemakaian listrik bersama atau tagihan bulanan yang berubah-ubah.
Keamanan: CCTV, Wifi, dan Pintu Gerbang
Kos ini sudah dilengkapi:
- Pintu gerbang: Gerbang utama untuk akses keluar masuk. Tamu tidak bisa langsung masuk ke area kamar tanpa izin penghuni.
- CCTV: Titik kamera di area publik (gerbang, parkiran, koridor). Penghuni bisa lebih tenang soal keamanan barang pribadi.
- Wifi: Sudah terpasang untuk seluruh penghuni. Cocok untuk mahasiswa atau pekerja yang butuh koneksi stabil setiap hari.
Fasilitas ini menambah nilai jual dan daya saing dibanding kos sekitar yang belum punya ketiganya.
Sertifikat Hak Milik, Bukan Sekadar Akta Girik
Tanah 120 m2 sudah bersertifikat Hak Milik (HM). Ini poin penting yang sering diabaikan calon pembeli. Banyak properti di pinggiran Semarang masih berupa akta girik atau petok, yang prosesnya lebih panjang kalau mau dijual lagi di kemudian hari.
Sertifikat HM berarti:
- Proses balik nama atau jual berikutnya lebih cepat.
- Bisa diagunkan ke bank kalau butuh modal tambahan.
- Status kepemilikan jelas, tidak ada risiko sengketa.
Untuk investor kos, sertifikat HM adalah prasyarat sebelum deal. Kalau belum HM, biasanya proses balik nama dan verifikasi bisa makan waktu 6-12 bulan.

Status Finishing: Sudah Hampir Jadi
Saat listing ini dibuat, properti masih dalam tahap finishing. Artinya beberapa item finishing akhir masih diselesaikan oleh penjual — misalnya sentuhan akhir cat, fitting, atau instalasi tambahan. Setelah selesai, properti langsung siap disewakan.
Proses finishing biasanya memakan waktu 1-2 bulan dari sekarang. Setelah selesai, pembeli bisa langsung jalan dengan operasional kos.
Hitungan Sederhana Potensi Pendapatan
Untuk kos di Patemon Gunungpati, harga sewa per kamar biasanya Rp 1-2 juta per bulan tergantung ukuran kamar dan fasilitas. Dengan 7 kamar dan okupansi 100 persen, potensi pendapatan bruto per bulan:
- Konservatif: 7 × Rp 1.200.000 = Rp 8.400.000 per bulan.
- Moderat: 7 × Rp 1.500.000 = Rp 10.500.000 per bulan.
- Optimistis: 7 × Rp 1.800.000 = Rp 12.600.000 per bulan.
Pengeluaran bulanan yang perlu diperhitungkan: listrik bersama (lampu taman, pompa air), internet, cleaning service, dan biaya perawatan kecil. Biasanya total Rp 1-2 juta per bulan. Net yield per tahun sekitar 8-12 persen dari harga 750 juta.
Angka ini estimasi kasar berdasarkan listing kos serupa di area Gunungpati. Yield aktual bisa bervariasi tergantung okupansi, musim perkuliahan, dan kemampuan pengelolaan.
Ringkasan Spesifikasi dalam Satu Pandang
Untuk calon pembeli yang butuh ringkasan cepat, berikut tabel singkat properti ini:
- Luas tanah: 120 m2, sertifikat Hak Milik (HM).
- Jumlah kamar: 7 kamar tidur, masing-masing dengan kamar mandi dalam.
- Furnishing: spring bed Plus top, lemari pakaian, meja belajar, kipas angin.
- Fasilitas bersama: pintu gerbang, CCTV, Wifi.
- Listrik: meteran per kamar.
- Lokasi: 200 meter dari Jalan Raya Patemon, lebar jalan masuk mobil simpangan.
- Status: masih finishing akhir, siap operasi dalam 1-2 bulan.
- Harga: 750 juta, masih bisa dinego.
Dari tabel ini, calon pembeli bisa langsung membandingkan dengan listing kos lain di Patemon atau area Gunungpati sekitarnya.
Harga 750 Juta, Nego
Harga yang dipasang 750 juta, masih bisa dinego sesuai kemampuan dan kecepatan transaksi. Untuk properti investasi di Gunungpati dengan sertifikat HM, 7 kamar fully furnished, dan lokasi 200 meter dari jalan raya, harga ini masuk kategori wajar.
Pembeli yang serius biasanya siapkan cash keras atau KPR. Untuk KPR, bangunan kos perlu di-appraisal bank terlebih dahulu. Appraisal biasanya memakan biaya 1-3 juta dan proses 1-2 minggu.
Untuk Siapa Properti Ini Cocok
- Investor kos pemula: Yang baru mulai dan ingin properti siap operasi tanpa renovasi.
- Orang tua yang beli untuk anak: Bisa sekaligus tempat tinggal anak yang kuliah di Unnes, dan dicarikan penyewa untuk 6 kamar lainnya.
- Investor portofolio: Yang sudah punya beberapa properti dan ingin diversifikasi ke aset di area pendidikan.
Cara Survey dan Verifikasi
Sebelum deal, lakukan beberapa hal ini:
- Survey lokasi: Cek akses dari kampus Unnes, angkutan umum, dan fasilitas sekitar (warung, laundry).
- Cek sertifikat: Bawa calon pembeli untuk verifikasi SHM di BPN atau notaris.
- Hitung ulang potensi okupansi: Cek listing kos sekitar untuk harga pasar dan tingkat kekosongan.
- Periksa finishing: Minta rincian item finishing yang belum selesai agar terdata jelas.
Untuk survey langsung atau diskusi detail listing Kos 7 Kamar di Patemon Gunungpati ini, hubungi tim RumahProperty.id via WhatsApp di 0856-4028-7456. Tim kami bisa dampingi survey dan verifikasi dokumen sebelum deal. Mau cek kondisi properti dan negosiasi harga? Hubungi kami langsung via WhatsApp di 0856-4028-7456 untuk jadwalkan survey gratis.
Untuk pertimbangan umum seputar investasi properti kos, baca juga artikel tentang kavling kos di Patemon Gunungpati. Sebagai acuan regulasi tentang bangunan kos dan perhotelan, Peraturan Daerah Kota Semarang tentang Bangunan Gedung menjelaskan standar bangunan yang berlaku.
#KosSemarang #KosPatemon #KosGunungpati #KosDekatUnnes #InvestasiKos #PropertiSemarang #KamarSewa #KosMahasiswa






[…] terkini menunjukkan permintaan yang stabil terutama dari akademisi dan mahasiswa. Bandingkan dengan kos 7 kamar di Patemon Gunungpati yang menunjukkan model kos yang berbeda namun masih dalam wilayah Gunungpati. Dengan harga 985 juta […]
Leave a Comment